Kamis, 12 September 2013

Desa Sumur Arum Penghasil Slondok

Desa Sumurarum adalah salah satu desa di kecamatan Grabag yang memiliki beberapa potensi unggulan. Salah satu unggulan tersebut adalah bahwa Desa Sumurarum menjadi satu-satunya penghasil makanan slondok terbesar di kecamatan Grabag. Usaha industri rumah tangga ini sangat memiliki prospek yang cukup bagus.
Hingga saat ini jangkauan pemasaran makanan slondok produksi desa Sumurarum sudah merambah ke luar kabupaten Magelang bahkan ke luar provinsi.

Selasa, 10 September 2013

Tata Laksana Usaha Sapi Potong


Oleh :
Subyantoro



Disampaikan dalam rangka kegiatan
Karya Ilmiah Penugasan Akhir
(KIPA)

Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Magelang
Jl.Raya Magelang-Kopeng No.7
Magelang Jawa Tengah




Pencegahan Penyakit
Pengendalian penyakit sapi yang paling baik adalah tindakan pencegahan:
  • -Menjaga kebersihan kendang beserta peralatannya, pemisahan sapi yang sakit dengan yang 
  •  sehat.
  • -Lakukan pengobatan jika terjadi sakit.
  • -Lantai kandang diusahakan selalu kering.
  • -Memeriksa kesehatan secara teratur.
Penyakit yang sering muncul antara lain:
     Anthrax, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Sura (penyakit tujuh keliling), Penyakit radang paha (blakleg), Brucellosis, Foot Rot, Cacing hati, Cacing perut dan bloat.

Pemasaran
Sistem pemasaran umumnya di Indonesia:
  • -Sistem pemasaran didominasi blantik/tengkulak.
  • -Cara menentukan harga dengan ditaksir, belum ada standar mutu atau grade tertentu sehingga
  •   merugikan peternak.










Bagi Petani/Kelompok yang ingin memperkenalkan/mempromosikan produk hasil pertaniannya di sini silakan klik di sini


BPPK Kecamatan Grabag

Alamat Kantor :

Jl. Telaga Bleder Km.2 Grabag, Magelang, Jawa Tengah

ADMIN BLOG

Contact person:

081392321084

081393134838

081903986548


http://bppgrabag.blogspot.com/




Pembuatan Pupuk Cair Urine Sapi


Bincang Agribisnis di Fast FM kali ini mengambil tema PEMBUATAN PUPUK CAIR URINE SAPI yang disampaikan oleh Ir. Margono, MMA dan Sa’adah, Berikut isi dari bincang agribisnis di Fast FM :
Para pendengar tentu tau apa itu air kencing, akan lebih enak kalo saya menyebutnya ‘urine’, nah! urine ini yang sering tidak kita abaikan, kita buang begitu saja bahkan kita anggap sebagai kotoran ternyata bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair apabila kita olah, karena mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman diantaranya Nitrogen 1%, Phospor 0,5%, Kalium 1,5%, Carbon 1,1 %, Air 92%, dan fito hormon Auksin yaitu zat perangsang tubuh yang bisa digunakan sebagai zat pengatur tumbuh. Setelah pupuk cair urine diolah unsur-unsur hara tersebut meningkat. Nitrogen menjadi 2,7%, Phospor menjadi 2,4%, Kalium menjadi 3,8% dan karbon menjadi 3,8%. Warna yang semula kuning berubah menjadi kehitam-hitaman, dan bau yang semula menyengat jauh berkurang.
Keungulan lain dari pupuk cair urine ini adalah dapat mengusir hama tikus, wereng, walang sangit dan hama penggerek. Sehingga tanaman terhindar dari serangan hama-hama tersebut.
Saya tidak menganjurkan anda menggunakan urine secara langsung, ” dengan alasan ingin praktis, setelah ternak kencing anda tampung lalu langsung disemprotkan pada tanaman” karena kadar gas amonia yang terdapat dalam urine dapat membahayakan tanaman, jadi urine ini minimal didiamkan dulu selama 2 minggu tanpa diolah atau lebih bagusnya diolah terlebih dahulu, caranya pengolahannya mudah saja.

CARA MEMBUAT PUPUK CAIR URINE SAPI
I.  ALAT:
  1. Ember/Drum
  2. Plastik
  3. Karet/Pengikat.
II. BAHAN:
  1. Urine Sapi (Kencing Sapi) 20 liter
  2. Jahe 1/2 kg
  3. Lengkuas 1/2 kg
  4. Kunyit 1/2 kg
  5. Temu ireng 1/2 kg
  6. Temulawak 1/2 kg
  7. Kencur 1/2 kg
  8. Gula Merah 1 kg
  9. Rendaman Kedelei 1 Gelas atau Urea 1 sendok makan
  10. EM4 100 ml
Bahan – bahan jahe, lengkuas, kunyit, temu ireng, temulawak dan kencur (empon-empon) berfungsi untuk menghilangkan bau urine sapi dan memberi rasa yang tidak disukai hama tanaman. Gula berguna dalam proses fermentasi dan memenyuburkan mikroorhanisme yang ada didalam tanah, Urea dan rendaman kedelai berfungsi untuk memperkaya unsur hara yang terdapat dalam pupuk cair serta menyuburkan mikroorganisme. Serta EM 4 sebagai starternya.
III.      CARA PEMBUATAN:
Empon-empon dihaluskan dan dimasak sampai mendidih. Setelah dingin dicampur dengan semua bahan yang lain didalam ember atau drum plastik, yang perlu dingat pengisian jangan sampai penuh. Lalu ditutup rapat dan didiamkan selama 3 minggu. Setiap hari 2 kali atau tiap pagi dan sore tutup dibuka untuk membuang gas yang dihasilkan atau boleh menggunakan aerator untuk mempercepat proses penguapan gas.
Pupuk cair yang telah jadi, dapat langsung digunakan yaitu : 1 liter pupuk cair urine sapi dicampur 10 liter air lalu disemprotkan ke tanaman.
Pabila pupuk cair urine sapi ini disimpan paling baik selama 12 hari dan harus tertutup rapat agar kadar nitrogen dan urine tidak banyak keluar.
IV.  DOSIS DAN CARA PENGAPLIKASIAN
Pupuk cair urine sapi ini dapat digunakan pada berbagai tanaman misalnya: tanaman pangan (padi), palawija dan sayuran, hortikultura (cabai, jeruk), dan bisa juga pada bibit / benih tanaman.
Pada tanaman padi penyemprotan dilakukan pada umur 14-21 hst, 25-30 hst dan pada fase primordia (45 hst) saat sudah ada satu tanaman yang mengeluarkan bunga.
Pada tanaman hortikultura penyemprotan dilakukan pada umur 14-21 HST (terdapat 3-4 helai daun) dan pada saat pembentukan bunga.
Untuk benih/ biji direndam selama semalam sedangkan untuk bibit perendaman selama maksimal 10 menit.
V.   KEUNGGULAN MENGUNAKAN PUPUK CAIR URINE
Tanaman sayuran dan hortikultura seperti setelah diberi pupuk cair ini menjadi lebih subur, daunnya kelihatan segar dan hijai serta ulat yang mengghinggapinya menghilang. Manfaat lain penggunaan pupuk cair urine sapi yaitu: meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki struktur dan karakteristik tanah, meningkatkan kapasitas serap air tanah, meningkatkan aktifitas mikroba tanah, meningkatkan kualitas hasil panen (rasa, nilai gizi, jumlah, dll), menyediakan hormon dan vitamin bagi tanaman, menekan pertumbuhan/serangan penyakit tanaman, dan meningkatkan retensi/ketersediaan hara dalam tanah.







Bagi Petani/Kelompok yang ingin memperkenalkan/mempromosikan produk hasil pertaniannya di sini silakan klik di sini


BPPK Kecamatan Grabag

Alamat Kantor :

Jl. Telaga Bleder Km.2 Grabag, Magelang, Jawa Tengah

ADMIN BLOG

Contact person:

081392321084

081393134838

081903986548


http://bppgrabag.blogspot.com/




Minggu, 08 September 2013

PROFIL DESA COKRO


PROFIL DESA COKRO

  1. LOKASI  DAN LUAS WILAYAH
Desa Cokro Kecamatan Grabag merupakan daerah yang strategis mempunyai topografi dataran datar bergelombang dengan ketinggian 682 Mdpl yang berbatasan  sebelah Timur dengan  desa Salam, sebelah Barat dengan desa Donomulyo kecamatan secang, sebelah Selatan dengan Desa Giriwetan, serta sebelah Utara berbatasan dengan desa Klegen .
Desa Cokro  dengan luas wilayah 173,738 Ha  di   terbagi atas 4 dusun/lingkungan, 6 RW,  17 Rt.


  1. PENGGUNAAN TANAH KARAKTERISTIK LAHAN
1.         Penggunaan  tanah
Luas  tanah di desa Cokro kecamaan Grabag  adalah 173,738 Ha ,dengan rincian sebagai berikut  :
a.   Sawah seluas 103,12 Ha, terdiri dari:
·      Sawah Irigasi teknis                      :      82,80   Ha.
·      Sawah irigasi setengah teknis      :      16,05   Ha.
·      Sawah Irigasi sederhana               :     -             Ha.
·      Irigasi desa non PU                       :    -              Ha
·      Sawah Irigasi tadah hujan             :        4,27   Ha.
b.   Lahan kering, seluas 83,10  hektar terdiri dari
·      Rumah dan halaman                    : 13,90       Ha.
·      Tegal  kebun                                 : 69,20       Ha.
·      Hutan negara                                : -                  Ha.
·      Hutan rakyat                                 : -                  Ha.
·      Kolam perikanan                           : -                  Ha
·      Perkebunan                                   : -                  Ha
·      Lainya                                            : -                  Ha.

2.         Karakteristik Lahan
a.   Tinggi tempat
Desa Cokro   memiliki ketinggian dari permukaan laut berkisar 682 m dpl .
Hal ini memberikan indikasi  bahwa desa Cokro kecamatan grabag memiliki potensi untuk budidaya berbagai jenis tanaman dataran rendah maupun dataran menengah.
b.   Kemiringan lahan
Kemiringan lahan di desa Cokro  kecamaan Grabag.
·   Daerah bergelombang – berbukit (kemiringan 16 – 40%) meliputi  seluruh desa  
c.    Tipe tanah
Tipe tanah  di desa  Cokro kecamatan Grabag sebagian besar berwarna kuning bertekstur lempung. Rata-rata mempunyai kedalaman efektif tanah yang cukup 30 – 90 cm, dengan tektur tanah sebagian besar sedang dan lainnya bertektur halus dan kasar.
d.         Mata air / sumber air
Di desa Cokro  kecamatan grabag  memiliki 2 mata air/sumber air yang memungkinkan terjaminnya air untuk pertanian dan dimanfaatkan oleh 73 KK  meliputi dusun Cokro, Sanggar, Kemerep dan Ketanggung.
  f.   Iklim
Tipe iklim Kabupaten Magelang termasuk B1 (Oldeman) dengan curah hujan rata – rata 2.186 mm/tahun dan jumlah hari hujan rata- rata 103 hari. Kelembaban antara 85 – 95 dengan suhu antara 16 - 26 o C.
Dari kondisi sumber daya alam yang ada baik lahan maupun iklim, menunjukan bahwa di Kabupaten Magelang cocok dibudidayakan semua komoditas pertanian, perkebunan, kehutanan, ternak maupun ikan.

g.Luas Panen , Produksi Tanaman,  dan rata-rata produksi  th. 2013  

No

Komoditas
Luas panen
( ha )
Produksi
( ton)
Rata-rata produksi
( Kw / ha )
1
2
3
4
5
6

Padi
Jagung
Kacang tanah
Kedelai
Ubi kayu
Ubi Jalar

72
6
-
-
8
288
12
-
-
32
40
20
-
-
40


h.Luas penan dan produksi tanaman sayur-sayuran

No

Komoditas
Luas panen
( ha )
Produksi
( ton)
Rata-rata produksi
( Kw / ha )
1
2
Cabe
Kacang panjang
4.5
1.2

27
18
60
15

  1. SUMBERDAYA MANUSIA
1.        Penduduk
Jumlah penduduk desa Cokro kecamatan Grabag tahun 2013 adalah  2824 jiwa terdiri dari laki-laki 966  jiwa, perempuan sebanyak 1895 jiwa.
Tingkat Pendidikan
Jumlah  penduduk yang mempunyai pendidikan  s/d tahun 2011 sesuai jenjangnya :
Jenis pendidikan
Usia (Th)
Jumlah laki - laki
( orang)
Jumlah perempuan
( orang)
a.  Blm masuk TK
b.  TK/play group
c.   Sedang ekolah
d.  Tdk tamat SD / MI
e.  Tamat SD
f.    Tdk tamat SLTP
g.  Tdk tamat SLTA
h.  SMP sederajat
i.    SMA sederajat
j.    D1/D2/ D3/Akademi
k.   Akta 4,S1,S2

3-6
3-6
7-12
18-56
18-56
12-56
18-56
10
7
52
32
412
42
71
0
47
7
22

38
9
84
15
305
32
95
214
62
3
11



2.      Petani
Jumlah KK tani seluruhnya adalah 507.,   dilihat dari statusnya, terdiri dari: pemilik saja 3  %, pemilik penggarap 72 %, penggarap/ penyakap saja 14  % dan buruh tani 11. %. Dilihat dari luas pemilikan tanah,  rata – rata Kemilikan lahan : 0.25  ha per keluarga tani.

D.              SUMBERDAYA EKONOMI
         Lembaga keuangan mikro dengan kegiatan simpan pinjam hanya ada 1 kelompok LKM A dengan sumber dana dari PUAP .

E.    KELEMBAGAAN PETANI
Di desa Cokro kecamatan Grabag terdapat beberapa macam kelembagaan petani, yaitu :
1.   Di tingkat dusun telah tumbuh kelompok tani baik berdasarkan hamparan maupun domisili sebanyak 4 kelompok tersebar di 4 dusun / Lingkungan, yang terdiri dari kelas kelompok pemula sebanyak 3, Lanjut 1.
No
Kelompok Tani
Dusun
Ketua
Sekretaris
Bendahara
1
Sidodadi
Cokro
Gunawan
Slamet Ariyanto
Safi’i
2
Rukun Tani
Sanggar
Muh Umar
Sarofah
Khoirul Umam
3
Sidomakmur
Kemerep
Haryono
Arif Budi
Jonedi
4
Sidorejo
Ketanggung
Muhromin
Sigit Gunadi
Amin

2.   Gabungan Kelompok tani (Gapoktan) dengan nama Cokro Tani Makmur dengan beranggotakan 115 orang.
3.   Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), ada 2 0rang yang terkoordinir dan tergabung dalam kepengurusan KTNA tk. Kecamatan.








Bagi Petani/Kelompok yang ingin memperkenalkan/mempromosikan produk hasil pertaniannya di sini silakan klik di sini


BPPK Kecamatan Grabag

Alamat Kantor :

Jl. Telaga Bleder Km.2 Grabag, Magelang, Jawa Tengah

ADMIN BLOG

Contact person:

081392321084

081393134838

081903986548


http://bppgrabag.blogspot.com/